Jadi Pemulung Dadakan & Beli sampah untuk Recycle.


Cerita Seorang Pemulung Dadakan : Pepatah mengatakan "tak kenal maka tak sayang - kenal maka sayang" memanglah pepatah yang sudah teruji, karena setelah mengenal "Isu Lingkungan" lebih jauh, membuat saya akhirnya benar-benar nyemplung sampai jadi Pemulung dengan membeli sampah kantoran yang bisa diRecycle
 Silakan cek tulisan saya sebelumnya di halaman 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replant) untuk latar belakang yang lebih banyak.

Berangkat dari mencoba menyadarkan teman yang bekerja di perusahaan lain bahwa membakar "produk kadaluarsa" bukan jalan yang benar karena bisa merusak lingkungan.

Bayangkan kemasan plastik dan isi dibakar bersama:
1. Racun dioksin plastik pasti naik memPOLUSI udara kita, 
2. Kemasan kertasnya ikut dibakar, ini sih hampir sama dengan bakar pohon buat saya. 
3. Jemuran tetangga kotor kena abu hasil bakaran, 

Hasil Kepo-kepoan ini adalah : jadilah saya di tantang untuk menyelesaikan masalah limbah makanan kadaluarsa mereka dengan cara yang benar !?
Mengambil posisi sebagai tenaga outsource yg menangani limbah "produk kadaluarsa"membuat saya harus menggunakan pengetahuan saya yang masih sedikit mengenai masalah daur ulang dan pemanfaatannya. Yang terutama adalah bantuan dari jaringan pertemanan dalam duniateman-teman saya yang Perduli LIngkungan Hidup.

Berusaha mencapai target diatas berarti belajar mencari cara "ini dan itu" dan harus diapain, yaitu :


1. Kemasan plastik harus dipilah sesuai jenisnya baru bisa diterima pabrikan daur ulang plastik - ini cukup sulit karena plastik cukup banyak jenisnya seperti PET, PP, HD, PVC dan campurannya juga. Untunglah dewa penolong di bidang plastik datang dari paman saya sendiri di Bogor yg sudah main plastik cacah cukup lama.

2. Kemasan kertas dan karton juga dipilah per jenis dan dikirim ke pabrik kertas yg mengolah kertas bekas. Beruntunglah PT Fajar Surya Wisesa Tbk mau membantu dan memberikan Kode Supplyer sehingga saya bisa supply ke pabrik pengolahan kertas mereka (Give applause to them ! Please)
Ada juga jenis kertas campuran yang belum jelas pegimana daur ulangnya seperti bungkus coklat yang ada alumunium foilnya selain dibuat prakarya (Can U help ? please).
3. Produk makanan padat kadaluarsa yang sudah dihancurkan harus dicariin jodoh dan untunglah ada peternakan sapi besar (woahh sapinya ada 20.000 ekoran waktu itu) yang siap menerima produk kadaluarsa ini dan dijadikan sebagai bahan tambahan pembuatan konsentrat (makanan siap saji untuk sapi mereka).
4. Produk limbah minuman akhirnya dikomposkan jadi pupuk cair (he he he ... ini jadi produk pupuk super sebenarnya karena bahan bakunya dari yogurt susu kadaluarsa). Kemasannya yg disebut Tetra Pack juga jadi tantangan tersendiri karena hanya bisa diolah pabrik di Bandung. Jauuuh gitu ya, gimana nih carbon foot print-nya.. ??

Nah namanya usaha, problem baru selalu menanti: 

Limbah terkumpul diatas, sekali kirim harus memenuhi kuota (min 1 ton sekali kirim) ? 
Jadiiii ? gak bisa tanggung2 nih ... (hanya punya 1 klien = omzet ngantung) .. he..he..he ini membuat saya nekat jadi "Pemulung". Ayoo siapa lagi yang mau jual .. saya belih !
Ha ha ha ... Jadilah Aku Pemulung Dadakan.
Ini mungkin pengalaman yg akan menimpa teman-teman juga jika suka berkoar jangan begini harusnya begitu (pakai cara yg Green dong ?).. eh malah harus dilakonin sendiri ....

Kapok ? Ngak deh...

Juni 2009, 
Salam Lestari,
www.pojokbisnis.net
http://bit.ly/OnLineShopTamanto
www.fishing-mancing.com
SEO Certification 2013 by Fabian L
Real Internet Secret 2012 by Fabian L
PT. Astra International Tbk - TSO

Popular posts from this blog

4R di Rumah dan di Kantor

Harga Limbah yang bisa diRECYCLE